jalanan jadi kurang ajar
sama seperti didalam pagar
tabiat hedon adalah gambar
sama kurang wajar
...................................................................................
ada banyak mata diangkasa
kira-kira siapa yang punya
juga dengan telinga,
sepertinya telinga yang gerah
merekam tiap-tiap gerak
panggung sandiwara
jadi penuh curiga
aku,
tertawa
aku,
seperti menjelma
jadi Ernesto Guevara
diawasi bak narapidana politik
atau penyakit masyarakat lainnya
ya, penyakit bagi kemapanan,
masyarakat yang mapan
bermanja-manja dalam kebodohan.
Jadi Tan Malaka
senantiasa menghujat
imperialisme yang serakah
baiklah,
kita ulang saja
masa kanak-kanak
berlagak jadi mafia
lalu detektif-detektifan
silahkan saja
ambil posisi sebagai mafia
gagah-keren sebab punya peran utama
tapi, dalam hati aku berkata:
kiri lebih seksi
About Me
- Yoehan Rianto Prasetyo
- seorang guru, peminum kopi, pembaca buku yang suka berjalan kaki
Anda pengunjung ke:
Wednesday, September 19, 2012
Tuesday, September 18, 2012
pingin seperti rajawali
jalanan jadi kurang ajar
sama seperti didalam pagar
tabiat hedon adalah gambar
sama kurang wajar
.............................. .............................. .......................
sama seperti didalam pagar
tabiat hedon adalah gambar
sama kurang wajar
..............................
sekali ini
kepingin nikmati imaji
lepas-bebas dari realitas dan idealitas
kedua ini jika ketemu jadi perdebatan kosong
tidak ada yang ideal dalam kenyataan,
katanya "semua harus serba adaptasi"
padahal omongan ini juga merupakan ide, gagasan
omong kosong bukan?
sekali ini
kepingin nikmati imaji
terbang tinggi seperti rajawali
kepingin nikmati imaji
lepas-bebas dari realitas dan idealitas
kedua ini jika ketemu jadi perdebatan kosong
tidak ada yang ideal dalam kenyataan,
katanya "semua harus serba adaptasi"
padahal omongan ini juga merupakan ide, gagasan
omong kosong bukan?
sekali ini
kepingin nikmati imaji
terbang tinggi seperti rajawali
Thursday, September 13, 2012
Nisan sang penyaksi
jalanan jadi kurang ajar
sama seperti didalam pagar
tabiat hedon adalah gambar
sama kurang wajar
.............................. .............................. .......................
sama seperti didalam pagar
tabiat hedon adalah gambar
sama kurang wajar
..............................
ada kesepakatan diam
sembunyi dibalik gerik-tingkah
diamati, jadi tontonan
sekalian direkam jadi sajak:
adalah obrolan kacau kekanak-kanakkan
menyelinap
diantara hiruk-tawa dan canda anak-anak
didengar-direkam jadi sajak
nanti dipahat pada batu pualam
lalu jadi nisan:
tanda pernah terlibat dalam kesaksian
sembunyi dibalik gerik-tingkah
diamati, jadi tontonan
sekalian direkam jadi sajak:
adalah obrolan kacau kekanak-kanakkan
menyelinap
diantara hiruk-tawa dan canda anak-anak
didengar-direkam jadi sajak
nanti dipahat pada batu pualam
lalu jadi nisan:
tanda pernah terlibat dalam kesaksian
Wajah
kita
datang berwajah-wajah, hanya untuk sekedar mengenal satu sama lain,
nanti juga kita kembalikan, tanpa tangis tanpa senyuman.
jadi, jangan hanya mabuk dan terkapar diatas ranjang, sembari merencanakan wajah apa yang nanti kita kenakan. Wajahmu, wajahku atau wajah-wajah lain yang menghias wajah-wajah ini.
mengingat barisan do'a menghadapkan wajah kepada Tuhan Pencipta seluruh langit dan bumi dengan penuh kepasrahan, memohon petunjuk kepada Yang berhak mengampuni segala dosa.
"wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal ardh hanifammusliman wa maa anaa minal musyrikiina..."
jadi, jangan hanya mabuk dan terkapar diatas ranjang, sembari merencanakan wajah apa yang nanti kita kenakan. Wajahmu, wajahku atau wajah-wajah lain yang menghias wajah-wajah ini.
mengingat barisan do'a menghadapkan wajah kepada Tuhan Pencipta seluruh langit dan bumi dengan penuh kepasrahan, memohon petunjuk kepada Yang berhak mengampuni segala dosa.
"wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal ardh hanifammusliman wa maa anaa minal musyrikiina..."
Subscribe to:
Posts (Atom)