orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya (Pramoedya Ananta Toer)

About Me

My photo
seorang guru, peminum kopi, pembaca buku yang suka berjalan kaki

Anda pengunjung ke:

Thursday, July 21, 2011

sajak musim

bilakah
yang entah mengapa
guguran daun menua diujung musim kemarin
tak sekedar meranggas sia sia
~terpupuk subur tanah bumimu, nusantara
dan kelopak bunga terbuka
menyambut siraman hangat cahaya matahari
musim senantiasa berganti
isyaratkan untuk selalu berbagi

Friday, July 15, 2011

suatu (ketika) jumpa: kita

menjelang redup matahari dikota milikmu
kita masih berdiri di batas yang sama,
bersama mencari irama yang sama:
ku petik nada dari gitarku-kau bacakan sajak
seakan tumpah segala harap di hati masing-masing
tak ada yang bertanya
sebab kita telah lama mengerti:

warna pelangi tak kan terlihat lagi
tak perlu untuk selalu menanti
atau kita petik kuncup warna seruni,
lalu menebarkannya sekedar mengganti pelangi
agar langit tak terlihat sepi

kau, tetaplah membaca sajak
mengiringi matahari yang terkantuk-kantuk
akan kupetikkan nada hingga langit berhias bintang
sayang, biarlah sekedar kudengar kau bersajak
sembari kupandangi ramah senyummu dari jauh

Wednesday, July 13, 2011

sajak dari lereng gunung

selembar daun telah gugur
pertanda musim kian renta
kita duduk mengawasi kabut mendung
perlahan menutup kota diam,
perlahan pula kita sadari akan suatu ketika,
suatu ketika yang telah lama kita kenal:
kau menghimpun ranting-aku menulis sajak
hening kita diam tanpa tegur sapa
~ketika itu, kau ada dimana?
Aku sedang coba menyusup dalam otak dan hatimu
tapi, kita tetap saja diam

lembayung senja berwarna merah
masih juga kita awasi mendung yang perlahan turun
didepan sana kota diam~mungkin sedang basah,
hujan senantiasa menyiram
kita tetap diam
hanya sajak bercerita
tentang hati yang karam

Monday, July 11, 2011

hanya aku


kawan,
sekali ini aku berkata:
biarkanlah aku
sebagaimana aku
tak perlu kau usik
dan
"jangan berisik!"
ini aku
dengan adanya aku
sedang merah-putih itu
panji juangku